LESSON Study

Pengertian Lesson Study

Lesson study merupakan suatu model pembinaan profesi pendidik (guru) melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan, berlandaskan prinsip-prinsip colleagues and mutual learning untuk membangun komunitas belajar. Artinya lesson study bukan metode atau strategi pembelajaran, namun melalui lesson study dapat diterapkan berbagai pembaharuan pembelajaran berdasarkan situasi, kondisi dan permasalahan yang dihadapi guru.

Lesson study dilaksanakan dalam 3 tahapan, yaitu:

  1. perencanaan (plan);
  2. pelaksanaan (do); dan
  3. refleksi (see).

Melalui tahap-tahap ini lesson study merupakan kegiatan yang berkelanjutan dalam memperbaiki kualitas (continuous quality improvement).

Pada tahap perencanaan (plan) dilakukan perancangan pembelajaran yang berpusat pada siswa, agar mereka berpartisipasi aktif. Perencanaan yang baik dilakukan secara berkolaborasi antar guru atau antar beberapa guru dengan bantuan dosen sebagai nara sumber untuk memperkaya ide-ide. Perencanaan diawali dengan menganalisis permasalahan yang dihadapi guru dalam pembelajaran. Hal ini dapat bersumber pada materi pelajaran/ bidang studi yang masih perlu diperdalam guru, atau paedagogi bidang studi yang meliputi pendekatan, metode, media, strategi dan evaluasi pembelajaran. Permasalahan yang berhubungan dengan pendekatan dan metode bersumber pada kesesuaiannya dengan karakteristik materi pembelajaran yang perlu diketahui guru. Permasalahan media dan strategi pembelajaran erat hubungannya dengan tersedianya fasilitas pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk mencapai tujuan pembeljaran. Permasalahan evaluasi pembelajaran berhubungan erat dengan pengetahuan guru tentang cara pengukuran ketercapaian standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) oleh siswa, berdasarkan standar isi menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) no 22 tahun 2005; dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kementerian Pendidikan Nasional (Mendiknas) Indonesia. Dalam hal ini guru perlu memperdalam pengetahuannya tentang berbagai cara evaluasi pembelajaran bidang studi.

Langkah ke dua dalam lesson study adalah pelaksanaan pembelajaran (do) untuk menerapkan RPP yang telah dibuat kelompok oleh salah seorang guru yang pada kegiatan persiapan telah disepakati kelompok untuk menjadi ”guru model” di sekolah yang telah disepakati pula. Guru-guru dan dosen anggota kelompok bertindak sebagai pengamat (observer) pembelajaran. Kepala sekolah dan pengawas juga bertindak sebagai pengamat pembelajaran. Jadi pembelajaran dilakukan secara terbuka (open lesson). Pengamat tidak boleh mengintervensi pembelajaran dan tidak mengganggu kelancaran pembelajaran. Pengamat menggunakan lembar observasi yang telah dirancang sebelumnya yang berpusat pada aktivitas siswa, yaitu interaksi siswa-siswa, siswa- bahan ajar, siswa-guru, siswa-lingkungan. Pengamatan dilakukan bukan untuk mengevaluasi guru, tetapi mengevaluasi pembelajaran.Biasanya para pengamat berdiri di bagian kiri dan kanan kelas dan tidak berkomunikasi antar sesamanya selama pembelajaran berlangsung. Untuk studi lebih lanjut atau dokumentasi pengamat dapat melakukan video-shooting atau memotret dengan kamera digital.

Langkah ke tiga dalam lesson study yaitu refleksi pembelajaran (see) yang dilakukan setelah selesai pembelajaran. Kegiatan ini merupakan diskusi yang dipandu oleh kepala sekolah atau orang yang berwenang untuk membahas pembelajaran, misalnya guru inti atau fasilitator dari MGMP. Mula-mula guru model menyampaikan kesan-kesan dari pembelajaran yang dilaksanakannya. Kemudian pengamat diminta menyampaikan komentar, kritik, saran dan lesson learnt dari pembelajaran yang telah berlangsung, terutama yang berhubungan dengan aktivitas siswa belajar.Guru model menerima masukan dari pengamat untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam rancangan pmbelajaran selanjutnya. Berdasarkan masukan pada tahap refleksi pembelajaran ini dirancang pembelajaran berikutnya yang akan memperbaiki kekurangan-kekurangan pada pembelajaran yang telah dilakukan. Dengan demikian perbaikan-perbaikan pembelajaran akan berlangsung terus-menerus, dan kualitas pembelajaran senantiasa ditingkatkan sepanjang masa.

Melalui kegiatan ini tercipta suasana pembelajaran bersama, yang disebut ”komunitas belajar”dalam merencanakan, melaksanakan dan merefleksikan pembelajaran. Diterapkannya hasil kegiatan ini di kelas diharapkan mendorong dipercepatnya peningkatan kualitas pembelajaran.

Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Lewis, Perry dan Hurd (2003) manfaat lesson study meliputi meningkatnya pengetahuan guru tentang materi ajar dan pembelajaran, cara mengobservasi aktivitas belajar siswa, menguatnya hubungan kolegialitas antar pengamat baik guru maupun bukan guru, menguatnya hubungan antara pelaksanaan pembelajaran sehari-hari dengan tujuan pembelajaran jangka panjang, meningkatnya motivasi guru untuk selalu berkembang, meningkatnya kualitas RPP termasuk komponen-komponennya dan strategi pembelajaran. Jadi secara umum lesson study bukan hanya peningkatan kualitas pembelajaran saja, melainkan juga peningkatan profesionalisme guru dan kolaborasi di antara guru maupun antara guru dengan komponen-komponen pendidikan yang lain (dosen, kepala sekolah, pengawas, guru inti sebagai fasilitator MGMP).Sekian terima kasih

Materinya bisa di download  lesson-study 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s